Home » » KISAH-KISAH HEWAN YANG UNIK

KISAH-KISAH HEWAN YANG UNIK

Perban Velcro and Tanaman Burr
Seorang insinyur Swedia bernama Georges de Mestral mengembangkan sistem kancing baru yang disebut the Perban Velcro dengan meniru tanaman burr.
Setelah berupaya keras membersihkan duri tanaman ini yang menempel pada bajunya, Mestral berpikir untuk menggunakan sistem tanaman tersebut dalam industri pakaian. Dia membuat sistem penjepit yang sama pada mantel, dengan meletakkan kait-kait tanaman ini pada satu sisi dan ikal bulu hewan pada sisi yang lain.
Dengan fleksibilitas yang dimiliki kait dan ikal ini, sistem ini mudah melekat dan dilepaskan. Karena inilah pakaian yang dikenakan astronot sekarang diperlengkapi dengan Perban Velcro.

Concorde dan Ikan Lumba-lumba

Moncong lumba-lumba dijadikan model untuk merancang pesawat Concorde. Dalam penelitian yang dilakukan para insinyur untuk mengurangi gesekan udara pada permukaan luar Concorde, moncong lumba-lumba yang berbentuk kumparan telah memberikan inspirasi. Sirip ekor ikan ini berfungsi sebagai mesin di dalam air. Serupa dengan hal itu, motor pesawat Concorde ditempatkan di bagian belakang dan berfungsi sebagai motor pendorong seperti sirip lumba-lumba. Penyesuaian ini mendapatkan hasil yang sangat baik.

Sonar dan Ikan Lumba-lumba

Dari organ khusus pada kepala bagian depan, lumba-lumba memancarkan gelombang bunyi sebesar 200.000 hertz (getaran/detik). Dengan bantuan getaran ini, mereka tidak hanya dapat mendeteksi rintangan dalam perjalanan mereka. Dari kualitas gemanya, mereka juga dapat memperkirakan arah, jarak, kecepatan, ukuran, dan bentuk rintangan yang ada di depan mereka tersebut. Prinsip kerja sonar sama dengan kemampuan sonar lumba-lumba.

Kapal Selam dan Ikan Lumba-lumba

Struktur tubuh lumba-lumba yang berbentuk kumparan memberi mereka kemampuan bergerak sangat cepat di dalam air. Para ilmuwan menemukan keistimewaan lain yang memegang peranan penting dalam cepatnya pergerakan hewan air ini:
Kulit lumba-lumba tersusun atas tiga lapisan. Lapisan terluar sangat tipis dan luwes. Lapisan di bawahnya tebal dan terbuat dari rambut luwes, yang membuat lapisan ini mirip sikat rambut plastik. Lapisan ketiga di bagian tengah terbuat dari bahan seperti spons. Tekanan tiba-tiba, yang dapat berpengaruh pada lumba-lumba yang sedang bergerak cepat, diredam pada saat tekanan ini ditransmisikan ke lapisan dalam.
Setelah melakukan penelitian selama empat tahun, para insinyur kapal selam Jerman berhasil membuat lapisan sintetis dengan sifat-sifat yang sama. Lapisan ini tersusun atas dua lapisan karet, dan yang di antara kedua lapian terdapat gelembung seperti pada sel kulit lumba-lumba. Ketika lapisan ini digunakan, kecepatan kapal selam meningkat hingga 250%.

Penyekat Panas pada Cerobong Asap dan Jelatang
Bagain dalam jelatang dilapisi lapisan keras yang terbuat dari kapur dan silika. Lapisan khusus ini melindungi jelatang melawan cairan, yang dapat membakar kulit, yang dihasilkan tanaman. Perusahaan Jerman telah mulai mempergunakan sifat perlindungan jelatang ini pada cerobong asap di pabrik.

Kerangka Bunga Karang
Karang laut memiliki struktur kerangka yang berjalin, yang terbuat dari serat kaca dan struktur seperti jarum tipis. Kerangka ini melindungi bunga karang dari semua kondisi akuatik. Gedung BMW, yang dibuat dengan teknik yang serupa, tetap saja lebih lemah dibandingkan struktur kerangka bunga karang yang hidup dalam medium akuatik.

Helikopter dan Capung

MBB, sebuah perusahaan yang memproduksi alat perang dan roket, telah menggunakan struktur aerodinamik dan gaya terbang capung sebagai model untuk membuat helikopter tipe BO-105.
Perusahaan pembuat helikopter AS, Sikorsky Helicopter Company, mengembangkan desain baru dengan secara langsung mengadaptasi metode terbang capung. Proses ini terlihat pada gambar di atas yang memperlihatkan bentuk peralihan dalam desain helikopter.

Sayap Pesawat dan Capung

Pada tahun 1930-an, para insinyur mulai memodifikasi tepi sayap pesawat, untuk mencegah rusaknya pesawat oleh getaran akibat arus udara. Dua puluh tahun kemudian, para ilmuwan menemukan bahwa sistem ini telah ada pada sayap capung. Sel hitam kecil pada ujung sayap capung memiliki fungsi yang sama sebagai penahan pada bagian ujung sayap pesawat.

Burung Heriang dan Pesawat
Burung heriang membuka bulu pada ujung sayapnya seperti jari-jari tangan, sehingga mengurangi pusaran udara yang terbentuk oleh sayapnya. (kiri) Gambar ini menunjukkan model yang disiapkan untuk menggunakan struktur aerodinamik yang sama pada pesawat.

Pesawat dan Ikan Lele
Bentuk ikan lele yang datar, yang sangat efektif secara hidrodinamis, telah dijadikan model untuk rancangan pesawat. Saat ini, model yang berbentuk datar telah secara umum digunakan baik dalam industri alat perang maupun penerbangan sipil. Misalnya, model “Orient Express” yang dibuat oleh McDonald Douglas tampak seperti ikan lele. Model yang berbentuk datar ini, yang dua kali lebih cepat dari suara, meminimalkan tahanan udara selama penerbangan.

Radar dan Kelelawar

Meskipun berpenglihatan lemah sehingga bisa dianggap buta, kelelawar memancarkan gelombang bunyi dengan frekuensi sangat tinggi atau disebut ultrasound. Suara ini, yang melebihi 20.000 hertz (putaran/detik), tidak dapat didengar manusia. Gelombang bunyi yang dipancarkan kelelawar dipantulkan oleh burung di udara, hewan di darat, dan benda lain yang menghalangi jalan kelelawar. Kelelawar menentukan arah dan orientasi berdasarkan getaran yang dipantulkan. Radar bekerja dengan prinsip yang sama.

Biji “maple” dan Baling-baling
Bentuk biji maple membuat biji ini dapat berputar dengan sangat cepat saat jatuh ke tanah. Bentuk telah memberikan inspirasi pada Sir George Cayley, salah satu pakar penerbangan yang pertama.

Biji “chicory” dan Parasut
Biji tumbuhan chicory liar dapat menempuh perjalanan jauh di udara dengan bantuan angin. Parasut memiliki prinsip yang sama dengan tumbuhan ini.

Kapal Selam dan Nautilus
Ketika harus menyelam, nautilus mengisi ruang-ruang kecil dalam tubuhnya dengan air. Ketika ingin ke permu-kaan, nautilus akan memompa gas tertentu yang dihasil-kannya ke dalam ruang-ruang kecil tersebut dan melepaskan air tadi. Ruang seperti yang terdapat pada nautilus telah digunakan pada kapal selam, dan air yang masuk dilepas-kan dengan meng-gunakan pompa air.

Mulut Lalat dan Ritsleting

Ritsleting baru ditemukan satu abad yang lalu. Akan tetapi, lalat telah menggunakan sistem ritsleting untuk menutup bibir bagian bawahnya selama ratusan ribu tahun, sejak mereka diciptakan. Ujung belalai atau proboscis mengembang, membantu memperlihatkan ritsleting alami tersebut.

Kupu-kupu dan Pipa Air
Belalai atau proboscis kupu-kupu adalah alat yang maju dan diper-lengkapi berbagai teknik yang terperinci. Ketika sedang istirahat, belalai ini menggulung seperti pegas lingkar pada jam tangan. Ketika kupu-kupu ingin makan, otot khusus pada belalai bergerak. Ketika belalai membuka dan berbentuk seperti pipa, ia dapat menghisap nektar bunga dari petal terdalam. Sedotan yang kita gunakan untuk minum juga memiliki sistem yang sama.

Arsitektur dan Jaring Laba-laba
Jaring laba-laba yang dibuat oleh laba-laba “embun” memiliki struktur yang padat sehingga jaringnya tahan koyakan. Saat ini, keistimewaan jaring ini telah diketahui oleh para insinyur sipil, yang menggunakan sistem yang sama dengan bantuan kawat berduri. Terminal Haji di Bandara Jeddah dan Kebun Binatang Munich hanyalah dua contoh bangunan yang mengunakan prinsip yang sama dengan jaring laba-laba.

Teleskop, Lebah, dan Sarang Lebah
Sarang lebah digunakan sebagai model untuk membuat kerangka teleskop.
Lensa teleskop angkasa, yang dirancang untuk mengumpulkan sinar X yang dipancarkan benda-benda langit, dibuat dari cermin segi enam, meniru sarang lebah.
Cermin segi enam digunakan karena, dengan bentuk ini, tidak ada ruang yang terbuang dan kombinasi segi enam akan memperkuat struktur secara umum. Selain itu, rangkaian yang terbuat dari segi enam menyediakan medan penglihatan yang luas dan teleskop kualitas tinggi.
Yang menarik, mata lebah terbuat atas unit-unit sego ema, selama jutaan tahun sejak mereka diciptakan, seperti juga teleskop yang ada sekarang.

Snorkel dan Larva Agas
Larva agas yang berkembang di dalam air mendapatkan kebutuhan oksigen melalui selang udara yang dapat mencapai permukaan air. Bulu pada sekeliling selang mencegah air masuk ke dalamnya, seperti sumbat pada puncak snorkel.

Kecairan dan Ikan Trout Biru

Pemadam kebakaran New York me-nambahkan ke tangki air kendaraan mereka zat bernama “Yolioks”, bahan yang mirip dengan gelatin kental yang dihasilkan ikan trout biru. Zat ini akan meningkatkan kecepatan aliran air pada pipa semprot. Sistem ini meningkatkan volume air yang dikeluarkan hingga 50%. Cairan kental yang menutupi kulit ikan “trout biru” memperkecil gesekan dengan cara yang sama, dan membantu ikan ini melaju di air dengan mudah meskipun kuatnya tahanan air.

Menara Eiffel dan Tulang Manusia

Ketika merancang menara yang terkenal itu, Maurice Koechlin - asisten Eiffel, yang merupakan arsitek menara ini - mendapatkan inspirasi dari femur, tulang paling ringan dan kuat dalam tubuh manusia. Hasilnya ada-lah struktur yang kuat dengan sistem ventilasi udara yang baik.
Femur, yang merupakan sumber inspirasi menara ini, berbentuk pipa dan memiliki struktur internal yang saling menyatu, yakni tulang menyempit di tengah dan mengembang di ujung. Struktur ini memberi tulang keluwesan dan keringanan tanpa harus kehilangan kekuatannya. Bangunan yang didirikan dengan cara seperti ini sangat hemat material, dan kerangka bangunan menjadi kuat dan luwes.

Robot dan Cacing
Para peneliti dari Amiens University menggunakan cacing tanah sebagai model dan membuat robot yang menyerupai cacing, yang terdiri dari kompo-nen-komponen yang ber-diri sendiri. Robot ini dapat bergerak di dalam kanal, yang tidak bisa dimasuki manusia, untuk mendeteksi kebocoran air atau mengukur sesuatu.

Bunga Crocus dan Termometer yang Sensitif
Crocus adalah bunga yang diperlengkapi biotermometer. Bunga crocus membuka ketika suhu naik hingga mencapai suhu yang menguntungkan, dan mulai menutup kembali ketika suhu turun. Schott Company meniru sensitivitas bunga crocus terhadap suhu, dan menghasilkan termometer yang dapat mengukur perubahan suhu hingga 0,001o C. (Bild Der Wissenschaft, Februari 1990)

Stadion Olimpiade Munich dan Jaring Laba-laba

Struktur rumah crested larsk spider, yang dibuat dengan merentangkan jaring pada rumput dan semak-semak, telah dijadikan model dalam pembuatan pelapis langit-langit Stadion Olimpiade Munich.

Akar Jagung dan Kabel Gelas Penghantar Cahaya
Sesuatu yang serupa dengan kabel gelas penghantar cahaya telah ada ribuan tahun yang lalu. Akan tetapi, penemuan kabel penghantar cahaya oleh para peneliti baru saja terjadi beberapa waktu yang lalu. Tunas biji jagung dapat menghantarkan cahaya matahari sampai mencapai bagian terdalam dari akar, dan ini membantu perkembangan biji jagung. Serat optik, yang memiliki sifat menghantar cahaya yang serupa, telah digunakan secara luas dari keperluan rambu lalu lintas hingga transfer data antarkomputer.

Stadion Olimpiade Munich dan Sayap Capung
Meskipun tipis, sayap capung sangat kuat karena tersusun dari sekitar 1.000 kompartemen. Berkat sturktur yang terbagi-bagi ini, sayap capung tidak mudah koyak dan mampu menahan tekanan udara. Atap Stadion Olimpiade Munich dibangun dengan prinsip yang sama (lihat foto kecil).

Jerami dan Struktur Kerangka Bangunan

Struktur bagian dalam jerami yang berbentuk anyaman membuatnya luwes dan kuat. Struktur kerangka gedung dibangun dengan teknik yang sama.

Laba-Laba dan Industri Benang
Para ilmuwan masih berupaya membuat tiruan benang labah-labah, yang tipis namun jauh lebih kuat daripada tali baja dengan ketebalan yang sama.

“Dia Pencipta langit dan bumi … Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang me-miliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesu-atu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu.” (QS. Al An'aam, 6: 101-102) !
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hal Unik Yang Pernah Kutemui - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger